Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur daerah terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satunya dengan memperkuat pemahaman pemerintah daerah terhadap skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Hal ini tercermin dalam kegiatan capacity building yang didorong oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Provinsi Jawa Timur pada 04 Mei 2026[1]. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapan daerah dalam merencanakan dan mengembangkan proyek infrastruktur yang dapat dibiayai melalui KPBU.
Mendorong Pemahaman yang Lebih Komprehensif
Dalam kegiatan tersebut, PT PII menekankan pentingnya kesiapan daerah tidak hanya dari sisi kebutuhan proyek, tetapi juga dari sisi pemahaman terhadap struktur pembiayaan, pembagian risiko, serta kesiapan kelembagaan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan KPBU tidak hanya ditentukan oleh potensi proyek, tetapi juga oleh kemampuan daerah dalam menerjemahkan konsep menjadi perencanaan yang matang.
Andre Permana dari PT PII menyampaikan bahwa penguatan kapasitas menjadi langkah penting agar pemerintah daerah dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan proyek KPBU yang berkualitas.
Kolaborasi Pengetahuan dan Praktik
Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari lintas institusi yang memberikan perspektif komprehensif, baik dari sisi kebijakan, pembiayaan, maupun implementasi.
Secara langsung (offline), hadir:
- Bapak Andre Permana (Direktur PT PII)
- Bapak Astu Gagono Kendarto, Perencana Ahli Madya Direktorat Pembiayaan Strategis Kementerian PPN/Bappenas
- Bapak Yonathan, perwakilan Kementerian Keuangan sekaligus bagian dari Simpul KPBU Jawa Timur
Sementara itu, secara online, turut hadir:
- Bapak Teguh Setyabudi, yang merupakan salah satu Direktur dari Kementerian Dalam Negeri
Kehadiran para narasumber ini memperkaya diskusi, karena mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendukung dalam mendorong implementasi KPBU.
Dalam berbagai kesempatan, narasumber seperti Bapak Andre Permana dan Bapak Astu Gagono Kendarto juga kerap terlibat dalam kegiatan pengembangan kapasitas yang lebih luas, termasuk pelatihan yang diselenggarakan oleh komunitas profesional seperti Perkumpulan Ahli Profesional KPBU (PAP KPBU).
Pentingnya Capacity Building dalam KPBU
Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa salah satu tantangan utama dalam implementasi KPBU adalah kesiapan sumber daya manusia.
Pemahaman yang komprehensif mengenai:
- struktur proyek
- model pembiayaan
- serta manajemen risiko
menjadi kunci agar proyek tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat berlanjut hingga implementasi.
Melalui kegiatan capacity building yang berkelanjutan, diharapkan pemerintah daerah dapat semakin siap dalam mengembangkan proyek yang tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga menarik bagi investor.
Dorongan PT PII dalam memperkuat pemahaman KPBU di Jawa Timur menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur saat ini tidak lagi hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga pada kesiapan dalam mengelola alternatif pembiayaan.
Dengan dukungan berbagai pihak dan penguatan kapasitas yang terus dilakukan, KPBU diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen yang semakin efektif dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
[1] https://jatim.antaranews.com/berita/1062956/pt-pii-dorong-percepatan-infrastruktur-daerah-lewat-kpbu-di-jatim