DIRENCANAKAN SEJAK 2021, BAGAIMANA NASIB PROYEK KPBU BANDARA SINGKAWANG?

ilustrasi: constructionplusasia.com
ilustrasi: constructionplusasia.com

Pengembangan Bandara Singkawang sudah sempat disebut-sebut oleh Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan DJPPR Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Riko Amir sejak 2021[1]. Bandara singkawang sendiri direncanakan untuk mulai di lelangkan pada tahun 2022, namun bagaimana kelanjutan proyek Bandara Singkawang kini?

Latar belakang pengembangan bandara Singkawang dengan skema KPBU

Tujuan dari Proyek KPBU Bandar Udara Singkawang yakni untuk mendukung konektivitas dan mengakomodasi kebutuhan layanan transportasi udara di wilayah singkawang, serta Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas dengan populasi kurang lebih 1 juta penduduk. Bandar Udara Singkawang juga ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas pergerakan masyarakat dan logistik serta mendukung beberapa rencana pengembangan, seperti rencana Kota Singkawang sebagai food terminal, potensi pariwisata, potensi permintaan penumpang internasional, dan sebagainya.

Profil Proyek Bandara Singkawang

Proyek KPBU Bandar Udara Singkawang merupakan proyek KPBU solicited dengan lingkup proyek Design – Build – Finance – Operate – Maintain – Transfer (DBFOMT). Adapun indikasi nilai investasi sebesar Rp 1,04 T dengan skema pengembalian investasi menggunakan user charge dan masa kerjasama selama 33 tahun (termasuk 3 tahun konstruksi). Dalam pembangunannya, Bandar Udara Singkawang menggunakan beberapa sumber pembiayaan lain (blended finance) dengan menggunakan pembiayaan SBSN sebesar Rp148,1 M dan CSR sebesar Rp160 M[2]. Rencana blended finance tersebut akan terbagi dalam beberapa lingkup pembangunan pada sisi udara maupun sisi darat. Saat ini Bandar Udara Singkawang sedang dalam konstruksi menggunakan pembiayaan SBSN pada runway sepanjang 1400m x 30m dan terminal sementara dengan progress sudah mencapai 65% (target minimum operasi).

Bagaimana progress proyek KPBU Bandar Singkawang saat ini?

Dalam kunjungan lapangan terkait peninjauan perkembangan pembangunan Bandar Udara Singkawang (Senin 20/03/2023) Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni menyampaikan bahwa proses KPBU sedang dalam proses finalisasi kajian bisnis dan dibantu oleh konsultan yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Keuangan, yaitu PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII)[3]. Proses PQ akan dilakukan pada bulan Juni hingga Oktober 2023. Dan kemudian akan dilelang pada bulan Desember 2023 hingga April 2024

 

[1] https://www.cnbcindonesia.com/news/20211213185440-4-298946/siapa-minat-singkawang-bakal-dibangun-bandara-rp-19-t

[2] Weekly newsletter kemenkeu, 2023 edisi 190

[3] https://www.tribunnews.com/bisnis/2023/03/21/konstrukksi-bandara-singkawang-diproyeksikan-rampung-akhir-2023-siap-operasi-awal-2024


1 September 2023 |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *